BELAJAR MTCNA, LAB 1 MENGAKSES ROUTER PART #1 Full

Bismillah..

Pada  Lab 1 kali ini saya akan coba bahas bagaimana cara mengaksess RouterBord mikrotik, ketika kita baru saja membeli perangkatnya. Secara default konfigurasi ip pada mikrotik adalah 192.168.88.1 dengan user login (admin) dan password nya (kosong).

Cara yang Pertama Kita bisa mengakses Mikrotik Melalui Winbox

Winbox adalah sebuah aplikasi berbasis windows yang biasa digunakan untuk konfigurasi mikrotik. Walaupun berbasis windows, jika kita memakai operating sistem berbasis linux atau macos, tetep bisa menggunakan winbox dengan aplikasi converter seperti Wine dan lain nya. Secara by default tidak bisa menggunakan winbox di platform linuxOS atau macOS.

Untuk mendownload aplikasi winbox bisa mengunjungi website mikrotik.com https://mikrotik.com/download

Cari versi yang compatible dengan spesifikasi laptop kalian ya, semisal 32/64 bit.

Setelah di Install kita coba buka Winboxnya,

Ada beberapa fitur dasar ketika kita ingin konek ke router kita :

1. Connect To = Masukkan IP Router atau MAC Address Router yang kita inginkan

2. Login = Masukkan username dan password login ke router anda (default = admin)

3. Password = Masukkan Password untuk router yang ingin anda koneksikan (default tidak diisi)

4. Add/Set = Untuk menyimpan informasi beruba IP/MAC Router, Login, Password, ke menu Managed, jadi ketika konek ke router kedepan nya, tidak perlu ketik lagi.

5. Connect = Untuk connect ke router kita.

6. Managed = Hasil list IP/MAC Router, Login, Password yang tersimpan

7. Neighbors = Akan muncul list router yang terhubung langsung dengan router kita.

Setelah kita connect, akan muncul tampilan awal pada mikrotik

arti dari “tittle bar” winbox tersebut.

• admin = user yang digunakan saat login

• @mac-address/ip-address = login yg digunakan apakah ip address atau mac address

• (MikroTIk) = nama router anda atau identitas router anda

• Winbox (64)bit = menggunakan winbox versi 64bit

• v6.48 = RouterOS yg digunakan pada mikrotik router anda

• hAP lite = tipe produk routerboard yang digunakan

• smips = arsitektur processor yang digunakan pada mikrotik anda.

Berikutnya pada Mikrotik Terdapat menu Session, Settings, Dashboard, Undo, Redo, Safe Mode. Beberapa fitur itu sering kita gunakan ketika menggunakan winbox untuk beberapa fungsi, misal nya Dashboard akan menampilkan beberapa menu untuk monitoring seperti CPU Usage, Memory, Time, Date.

Lalu informasi terkait Dashboard:

• Uptime = Informasi sudah berapa lama router uptime

• Memory = Free RAM pada router

• CPU = CPU Usage pada Router

• Date = Tanggal pada Router

• Time = Waktu pada Router

Nah, jadi itu kurang lebih informasi dasar pada tampilan winbox pertama kali diakses.

Dan untuk menu yang bisa konfigurasikan berupa Quickset, CAPsMAN, Interfaces, Wireless, Bridge, Switch, Mesh, IP, Routing, System, Queues, Files, Log, RADIUS, Tools, New Terminal, Make Support.inf, Manual, New Winbox, Exit.

• Quickset = Digunakan untuk konfigurasi beberapa menu utama dalam 1 layar seperti IP Address, DHCP, PPPoE, Bridge, NAT, Wireless,

• CAPsMAN, = Digunakan untuk controller jika ada banyak Access Point, misal nya di Hotel ada 100 Access Point, bagaimana di kontrol dalam 1 mikrotik

• Interfaces, = Digunakan untuk konfigurasi interface berupa Ethernet, EoIP Tunnel IPIP Tunnel, GRE Tunnel, VLAN, VRRP, Bonding, LTE

• Wireless, = Digunakan untuk konfigurasi Wireless, Nstreme Dual Slave, Access List Registration, Connect List, Security Profiles, Channels, Internetworking Profile

• Bridge = Menggabung port di mikrotik menjadi 1 jaringan atau 1 network bisa menggunakan bridge, Wireless Bridging, dan lain sebagai nya.

• Switch, = Jika menggunakan Switch Chip, bisa konfigurasikan disini, biasa nya untuk konfigurasi VLAN, Port Isolation, dan lain sebagai nya.

• Mesh = Digunakan untuk konfigurasi HWMP+ pada wireless mesh

• IP = Menu yang paling sering dikonfigurasi mulai dari IP Address, DHCP, Firewall, DNS, Hotspot, IPSec, Routes, Neighbor, Services, Web Proxy.

• Routing = Jika ingin konfigurasi Dynamic Routing Protocol seperti RIP, OSPF, BGP, Routing Filter, Biderectional Forwarding Decision, dan lain nya

• System = Fitur paling banyak digunakan yaitu Reset Configuration, Packages, Reboot, Certificates, Clock, Logging, Users, atur Booting, dan lain nya.

• Queues = Digunakan untuk konfigurasi Bandwith Management, Simple Queues, Queues Tree, HTB, Bandwith Prioritas, dan lain sebagai nya.

• Files = Isi hardisk nya MIkroTik, biasa nya untuk file backup konfigurasi.

• Log = Melihat aktifitas router dalam bentuk log, debug, bisa diatur di menu system • RADIUS = Digunakan untuk Radius Client, kalau pakai Mikhmon setting disini • Tools = Torch, Bandwith Test, Ping, Telnet, SSH, Traceroute, Graphing, dll

• New Terminal = Jika anda ingin konfigurasi mikrotik menggunakan terminal

• Make Support.inf = Membuat file support.inf yang bisa dikirimkan ke mikrotik.com untuk pengecekan lebih lanjut terkait troubleshooting jika ada fitur yang tidak jalan dengan baik.

• Manual = Jika di klik akan diarahkan ke www.wiki.mikrotik.com semacam wikipedia mikrotik untuk mencari informasi tentang mikrotik dari official website nya langsung.

• New Winbox = Akan membuka window baru untuk Winbox jika ingin multi-session

• Exit = Keluar dari winbox.

Sekian Perkenalan Tentang Mikrotik pada Lab 1 atau Lab awal ini, selanjutnya saya akan bahas mengenai meremote mikrotik via Webfig, Telnet dan Juga SSH.

ika ada yang ingin ditanyakan terkait materi diatas bisa menghubungi email berikut: salmanalghifari004@gmail.com

× How can I help you?